Manajemen Forum

Pelatihan Add comments

Sebuah forum pelatihan akan sangat efektif bila didukung dengan pengelolaan yang baik dan terencana dalam pelaksanaannya. Tentunya harus didukung dengan koordinasi yang rapi antar elemen kepanitiaannya.

Forum tersebut bisa berjalan seperti yang diharapkan apabila setidaknya memenuhi hal-hal berikut:

  1. Penataan ruang dalam forum tersebut benar-benar mendukung terhadap jalannya materi yang sedang berjalan.
  2. Pengkondisian forum (peserta) benar-benar telah dijalankan sesuai rencana, dengan melihat jalannya materi yang sedang dan telah berlalu.
  3. Kemampuan pemandu/ pemateri dalam mengendalikan arah dan semangat forum (peserta).
  4. Dari peserta sendiri mampu menunjukkan etika yang disarankan dalam sebuah forum (tentunya peserta harus punya bekal yang cukup dalam memahami etika forum)

Nah, pada pelatihan pemandu latihan keterampilan manajemen mahasiswa tingkat menengah (PP- LKMM TM) 2005, materi ini dirasa perlu untuk disuguhkan ke hadapan peserta karena dipandang bahwa seorang pemandu (apalagi yang se-level LKMM TM) haruslah tidak lagi punya masalah dalam pengelolaan forum sebuah pelatihan.


Terlebih untuk seorang pemandu, pemahaman terhadap peserta memiliki nilai lebih agar dalam pelaksanaannya, pelatihan bisa berjalan dengan rapi dan terstruktur.

Terkait dengan kepesertaan, hal-hal yang perlu dipahami oleh seorang pemandu, antara lain :

§ Bagaimana menangani “peserta-peserta sulit”

§ Bagaimana menyampaikan materi dengan optimal, sesuai dengan kondisi yang sedang berlangsung

§ Bagaimana merancang penataan sebuah forum pelatihan yang benar.

Model-model Peserta Sulit :

§ Terlalu cerewet

§ Selalu suka mendebat

§ Terlalu cepat menjawab dan membantu

§ Suka ngelantur

§ Bicara tidak jelas

§ Selalu salah

§ Selalu meminta pendapat kita (pemandu)

§ Tidak mau bicara

§ Keras kepala

§ Keluar dari topik

§ Suka mengeluh

§ Mengobrol sendiri

Dari kesekian jenis peserta sulit tersebut, seorang pemandu dituntut kelihaiannya “mengendalikan” mereka agar tidak menjadikan forum pelatihan tidak terarah dan akhirnya rusak.


Metode-metode Penyampaian Materi :

  1. Lecture

Model pengajaran seperti yang umumnya kita lihat dalam sistem pendidikan formal, misal : kuliah di perguruan tinggi

  1. Lecture with Questions

Sama dengan metode “lecture”, hanya saja di sini pemateri bisa mengajukan pertanyaan langsung ke peserta untuk mengetahui tingkat pemahaman mereka

  1. Discussioan or Conference Method

Diawali dengan sebuah pertanyaan yang merangsang minat peserta untuk berpikir. Pada saat yang bersamaan, pemateri langsung memantau tingkat pemahaman peserta terhadap materi.

  1. Demonstration

Cara ini dilakukan sebagai tindak lanjut sebuah prosedur untuk mensimulasikan materi agar peserta benar-benar melihat bentuk pelaksanaannya.

  1. Practical Exercise

Dilakukan di tempat yang seharusnya (biasanya memakai tempat lapang, bukan di dalam kelas)

  1. Case Study

Diskusi yang membahas sebuah kasus yang telah dipersiapkan sebelumnya, dan dipimpin oleh seorang instruktur. Kasusnya dapat disajikan dalam bentuk tulisan, gambar, atau rekaman.

  1. Role Play

Pembawaan kasus atau peran secara hidup oleh peserta (peserta yang melakukannya)

  1. Written Words

Adalah segala hal yang berbentuk tulisan yang merupakan bahan bacaan untuk lebih memahami materi yang akan disampaikan.

  1. Pictures-Audio Visual

Ini termasuk salah satu cara yang paling baik dalam penyajian materi. Termasuk di dalamnya adalah pemutaran film, video, slide, dsb.

Seorang pemandu dalam pelatihan manajemen haruslah menguasai paling tidak beberapa hal dari beberapa metode di atas supaya materi yang ia bawakan tersampaikan dengan optimal.

CLASS LAYOUT

Dalam melakukan penataan sebuah forum pelatihan, diperlukan kemampuan untuk menyesuaikan karakteristik materi yang hendak disampaikan agar memenuhi tujuan pelatihan. Kemampuan penataan ruang yang baik akan sangat mempengaruhi proses transfer materi selama pelatihan.

Prinsip Penataan Ruangan :

1) Tidak boleh ada peserta yang terhalang pandangannya oleh pemandu

2) Tidak boleh ada kursi yang kosong (space/ kosong akan memutus interaksi, bisa juga dipersepsikan tidak optimal sehingga menurunkan motivasi)

3) Harus selalu ada ruang gerak pemandu untuk masuk ke daerah terdekat peserta

4) Bidag pandangan peserta tidak menghadap ke pintu/ jendela

5) Selalu rubah posisi duduk peserta

 

3 Responses to “Manajemen Forum”

  1. Johan Eka Says:

    Saya minta tolong kirim materi LKMM TM yang resmi.

  2. Eremeeff Says:

    Hi,
    Where are you from? Is it a secret? :)

    Thanks
    Eremeeff

  3. mimy Says:

    shortcut agar forum dapat berkembang dengan pesat, ada ga??
    etika berforum gmn si\ch?

Leave a Reply

WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Login