SANTUN DALAM MENYAPA

Eureka!, Hikmah 1 Comment »


Bismillah..

 

Saat mengerat tulisan ini, saya baru saja selesai membaca artikel Kompas (Sabtu, 28/2) yang ditulis oleh seorang guru besar sebuah universitas di Jawa Tengah. Isinya adalah tentang betapa pentingnya menggunakan bahasa secara tepat, tidak hanya tepat makna tetapi juga tepat dalam konteks. Konteks tempat, budaya, hingga level pendidikan. Tulisan itu masih sedikit beliau kaitkan dengan peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional (HBII) 21 Februari lalu.

Awalnya begini, maksud saya menulis ini, adalah berangkat dari kegelisahan saya bilamana mendengar seseorang menyapa orang lain dengan panggilan, yang menurut saya ‘asal’, seenaknya. Dan juga kesalutan saya atas kejiwabesaran sang obyek panggilan yang menanggapinya dengan senyum dan santai-santai saja. Entah senyum itu tulus tanpa menyimpan sakit hati sama sekali ataukah juga ngempet! Paling tidak, menurut saya, si dia ini sabar banget.

 Begini saudara, Anda tentu paham bahwa memanggil itu adalah salah satu bagian penting dalam menjalin hubungan baik dengan orang lain. Pemula dan mungkin pula termasuk yang utama. Read the rest of this entry »

DIRI KITA DAN LABEL HARGA

Eureka!, Hikmah 1 Comment »

DIRI KITA DAN LABEL HARGA

Alkisah, Kasrun sedang menekuri jalanan dengan sepeda jengki antik kesayangannya. Ada dua alasan penting baginya tidak perlu banyak longak-longok lihat ke depan, samping kiri dan kanan. Pertama, jalanan menuju tempatnya mencari nafkah tidak ramai karena memang jalanan kampung. Kedua, ini yang menurutnya penting, “wa laa tamsyi fil ardhi marohaa.. dan jangan berjalan di muka bumi ini dengan kepala mendongak” kira-kira begitu maksud ayat suci yang ia pahami. Yah siapa tau pula nemu duit, lagian nggak mungkin duit orang jatuh di atap rumah, pikirnya.
Dan, keberuntungan memang sedang mengintipnya. Matanya beradu pandang dengan wajah I Gusti Ngurah Rai pada lembaran duit warna biru. Awalnya bimbang pula ia dibuatnya, tetapi akhirnya duit itupun lenyap seiring putaran roda sepeda jengkinya. Read the rest of this entry »

Happy New Year!

Sapa No Comments »

Assalamu’alaikum!

Terserah panjenengan mau dianggap kasih selamat taun baru untuk yang hijriyah atau untuk masehi-nya, monggo. Kalau liat waktunya memang ngepasi dengan taun baru hijriyah. Nggih sampun, Selamat Taun baru Hijriyah 1430,.. untuk yg gak kesentuh, saya juga ucapin Met Taun Baru 2009! sing penting kita semua gak lupa introspeksi, evaluasi, menata diri, bikin plan baru, dan segala hal yang bertalian dengan kemajuan diri pribadi ke depannya. Yg merasa blm byk meraih hasil jgn tll lama menyesali diri, yg udah ngerasa sukses juga jgn tll lama merasa,.. jgn2 blm bener2 sukses. Yg masih punya banyak tanggungan, direncanakan ulang ngelunasinnya. Resolusi kata byk orang.

Saya pribadi pengin turut ngucapin ini untuk blog saya sendiri yg bentar lagi udah waktunya diperpanjang, aktif pertama kali 27 januari taun ini, bentar lagi bilang taun 2008 lalu. saya masih punya banyak tanggungan untuk perbaikan diri, mhn maaf pada yg pernah saya zhalimi sengaja dan tidak. Ada beberapa hal yang berubah ada yang tidak. Ada yg sengaja dirubah dan ada yg tidak. Sekali lagi Met Taun Baru, selamat menempuh ujian2 baru dan selamat menerima berkah Allah dalam jalan yg njenengan lalui, serta semoga selalu dibukakan pintu hati untuk mampu memahami setiap hikmah pada semua peristiwa yang melintas..

Wassalamu’alaikum!

Happy Ied al Mubarak

Sapa No Comments »

Alhamdulillah ujian Ramadhan udah kita lalui dgn sukses. Moga2 ’sukses’ beneran ya, artinya bukan hanya kita mampu menjalani puasa sebulan penuh tanpa bolong, tapi lebih dari itu ada peningkatan2 di titik2 yg lain. Kalo selama puasa kita mampu mengkondisikan ibadah dgn porsi lebih, moga itu bisa kita pertahankan selepas Ramadhan meninggalkan kita. Kualitas ibadah, kedewasaan berpikir, kejernihan dan ketenangan dalam mengambil sikap. Itu kan yg diharepin semua orang dgn datang dan perginya Ramadhan dlm kehidupan mereka, bukan hanya sukses puasa secara dhahir tetapi juga batin.

Happy Ied al Fitrie Happy Ied al Mubarak Selamat karena kita jadi Pemenang!

Selamat Berpuasa

Sapa 1 Comment »

Hai Teman2! seneng ya kita masih ketemuan dgn Ramadhan yg kita nanti2 sepanjang taun. Alhamdulillah.. tapi Surabaya ga karuan panasnya, bener2 malez keluar, enakan di dalam aja, ngisis pake AC sambil ngetik2 n nunggu waktu buka. Gimana tempat lain, Jakarta, Bogor, ato yg lagi ngais rizki di luar pulau Jawa,..

 

Mo ngingetin nih, sekalian ngingetin diri sendiri, ngajinya gimana masih jalan kah? disempet2in dong di sela2 aktivitas. Nambah ilmu lebih banyak lagi, ibadah juga kudu dijaga. Moga2 Ramadhan taun ini lebih baik dari yg sudah2. Amin..

Kita Berkata, “Marhaban Yaa Ramadhan..”

Hikmah, Sapa No Comments »

“…Maukah kamu aku tunjukkan pintu-pintu kebajikan?Puasa adalah perisai, sedekah memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api, dan shalat di tengah malam…” (HR. Tirmidzi ia berkata, “Hadits ini hasan shahih.”)

Ramadhan sungguh adalah bulan yang tidak mampu seorang pun menakar dengan pasti besaran pahalanya meski nilai amalan di dalamnya sudah tertuang dalam kitab suci dan tersurat pula dalam banyak hadist. Ramadhan adalah bulan yang dirindukan oleh semua makhluk. Di dalamnya terkandung sejuta hikmah, bertebarannya rahmat dari Allah dan dilingkupi dengan ampunan dariNya yang tak terkira luasnya. Di dalamnya pula diturunkan satu mu’jizat agung yang telah terbukti terjaga sepanjang zaman, tuntunan bagi umat manusia dalam menapaki jalan kehidupan yang beronak duri dan berliku-liku, Al-Quran kitab yang mulia lagi suci. Padanya pula terkandung peristiwa-peristiwa besar dalam sejarah kenabian dan peradaban umat manusia.

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah 183)

Dan Ramadhan, tidak bisa tidak, selalu bertalian erat dengan satu aktivitas yang bernama ‘puasa’ sehingga menjelang bulan Ramadhan selalulah banyak dari kita menyeru “Eh nggak ngerasa ya bentar lagi udah bulan puasa!” ‘Bulan Ramadhan berasosiasikan bulan puasa, ramadhan dengan puasa.’ Read the rest of this entry »

Rencana Manusia dalam Genggaman Rencana Besar Allah

Hikmah No Comments »

Bismillahirrahmanirrahim..

Sungguh hebat rencana Allah pada aktivitas dan kehidupan hambaNya, saking hebatnya hingga sebagai obyek rencana itu kita merasa seakan sebagai pelaku semuanya sekaligus penentu hasilnya. Sementara manusia merencanakan aksi, pada waktu itu pula sebenarnya hasil sudah tertulis pula dalam catatanNya. Mengimani hal seperti ini serasa sulit bahkan bagi kita yang mestinya sudah mengetahuinya dari ayat2 yang Dia turunkan melalui kitab suciNya yang terkandung dalam banyak surat. Hingga terasa sah dan wajar saja bila kemudian muncul kegelisahan yang berlebihan tatkala suatu ketika permasalahan datang melingkupi keseharian manusia. Alih2 coba bersabar dan memohon petunjuk dari Nya, manusia malah lebih banyak menghabiskan waktunya untuk mengepulkan pertanyaan yang tidak baru berupa, “Mengapa ini harus menimpa diriku?” “Mengapa aku begitu malangnya?”

Diterpa masalah dan kemudian cemas, bingung, itu wajar karena hukum alam sedang berlaku padanya, seperti tulisan saya sebelumnya, ada aksi, maka ada reaksi. Respon yang jamak saja bila ada masalah kemudian cemas dan bingung. Kalau dihina maka marah, kalau dipukul maka membalas. Kita sering menamakannya dengan istilah ‘reaktif’ untuk seseorang  yang biasa merespon tanpa terlebih dahulu mempertimbangkan segala sesuatunya. Read the rest of this entry »

Karyawan Seperti Apakah Anda?

Ulasan No Comments »

Kita yang beraktivitas di dunia kerja tentu tidak lagi asing bahwa istilah karyawan selalu diposisikan berperang terbuka dengan satu istilah lain, apa itu? Ya, pengusaha! Jadinya employee versus entrepreneur, karyawan lawan pengusaha.

Sesaat menjelang lulus dari dunia pendidikan, seseorang biasanya berhadapan dengan dua pilihan yang sama-sama sulit, apalagi bagi mereka yang sudah memulai merintis usaha semenjak kuliah, mengajukan lamaran ke sebuah perusahaan, jadi karyawan, ataukah meneruskan usaha saja. Kita kembali ke kedua istilah tersebut, karyawan dan pengusaha. Kedua istilah ini adalah hasil dikotomi dalam dunia kerja, bertahta pada dua kutub yg saling berhadapan. Dan parahnya, banyak yg cenderung memberikan penilaian yg sangat sepihak, tidak obyektif. Kalau mau kaya, ya jadi pengusaha! Benarkah? Tidak salah tentu saja. Tapi apakah lantas menjadi karyawan itu tidak bisa jadi kaya? Read the rest of this entry »

Lulus, Mau jadi Karyawan atau Ngrintis Usaha?

Manajemen dan Bisnis No Comments »

Dibanding bbrp teman yg sejalur dalam hal berbisnis, berwirausaha, Sofyan merasa jadi orang yang paling tidak konsisten. Tidak konsisten dalam hal niatan wirausaha. Dia lulus dari perguruan tinggi beberapa tahun lalu dengan nilai yang tidak mengecewakan, cukup-cukupan lah! Debatable sih ya berapa ukurannya, tapi dia puas dengan pencapaiannya itu. Tapi ada satu hal yang bikin dia bingung akhir2 ini. Sudah nyaman sebenarnya dengan wirausaha, hal yang ia tekuni semenjak di bangku kuliah. Ia bisa menyalurkan potensinya dengan maksimal. Mungkin sama dengan byk pengusaha pemula yg lulusan perguruan tinggi, ia juga bergerak di bidang yg tidak sejalan dengan bidang keahliannya yang lulusan Teknik Sipil. Sebenarnya gak masalah kok! Nyatanya dia mampu saja memegang amanah yang disandangnya. Hanya saja akhir2 ini entah mengapa dia merasa kangen dengan “profesi” lamanya itu, Ketekniksipilan. Tapi sebenarnya bukan itu penyebab utamanya. Dia bertanggung jawab menanggung biaya pendidikan adiknya yang sedang menyelesaikan kuliah di salah satu perguruan tinggi di Jogja. Gimana nurut Anda, apa yg sebaiknya dilakukan Sofyan? Sekarang ini dia berpikir-pikir untuk ‘pindah jalur’ profesi, balik lagi ke Teknik Sipil. Bagaimana caranya? Tentu saja, yang ia pikirkan sekarang adalah dengan applying job ke beberapa perusahaan.

Hal seperti ini menjadi permasalahan yang mengitari teman2 yg memulai usaha dari kecil selepas kuliah. Tetap komitmen dengan keputusannya, ataukah kemudian memutuskan untuk mengundurkan diri dan kembali ke jalur yang “semestinya.” Mengundurkan diri dalam arti memutuskan melepaskan diri dari entrepreneur dan menekuni pekerjaan di bidang yang dia pelajari semasa kuliah. Nah ada beberapa hal yang mungkin bisa dijadikan pertimbangan apakah teman2 ingin memutuskan berkarir sebagai karyawan selepas lulus kuliah, berwirausaha, atau ingin cari modal dulu untuk berwirausaha. Read the rest of this entry »

Pukul Balas Pukul!

Eureka!, Hikmah No Comments »

Pukul Balas Pukul!

Jo lagi JJS, jalan-jalan santai. Jalan-jalan sore. Memang hujan sudah mulai mau kompromi, sedikit reda. Masak deres banget mengguyur sejak tadi pagi. Yah paling tidak kan hujan rintik-rintik begitu lebih pas dengan suasana hatinya yang lagi berbunga-bunga. Tapi aneh memang, meski rintik-rintik kan bikin basah juga! Masak JJS di tengah hujan. Dasar aneh! Gak tau apa yang bikin dia begitu gembira sore itu. Yang pasti si Jo, nama lengkapnya Bejo Bejaning Lanang, pringas-pringis saja sepanjang jalan. Berharap sore itu namanya mengundang tuah.
Nyatanya Jo sedang tak mujur, sebuah mobil kijang hijau gelap melesat kencang di sampingnya dari arah belakang. Entah sedang mengejar deadline rapat atau lagi kebelet, si pengemudi cuek aja saat ban mobilnya menggilas genangan air yang hanya beberapa puluh senti saja dari Jo. Jadi deh, satu jam lima menit waktu yang ia habiskan untuk mematut-matut diri di depan kaca rautan pensil sia-sia saja. Si air genangan sukses merangkulnya, mengubah seketika penampilannya yang tadi sudah pas-pasan jadi makin berantakan. T-shirt putih bergambar Einstein yang setengah mati ia tawar seminggu lalu di DTC lantai bawah penuh dengan bercak air di mana-mana.
Jo misuh-misuh! Binatang seisi kebun binatang habis ia luapkan, mulailah ia mencari-cari nama binatang piaraan tetangga kosnya. “Pithik..!” umpatnya dengan emosi yang tekanannya masih kelewat jenuh. Kalau saja mau berhenti, tentu sudah ia lipat-lipat hidungnya! JJS.. jalan-jalan sial! Read the rest of this entry »

WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Login